KEBUN ORGANIK

Sertifikat Organik CERES German

SOP PT MOI InLine System : Nutrition Lock Methode, mensyaratkan bahan baku produk harus berasal dari panenan daun Kelor yang dibudidayakan secara organik. Selain itu, pengalaman kami menghasilkan produktivitas kebun Kelor yang optimal.   Mitra Kebun Organik kami telah melalui proses seleksi yang cukup panjang dan telah memiliki sertifikat dari Pusat Pembelajaran – Moringa Organik Indonesia di Blora.


Kebun Kelor Organik sebagai bahan baku daun Kelor yang kami kelola, terletak di banyak sentra Kebun Kelor. Pohon Kelor memang banyak tersebar di hampir seluruh wilayah NKRI, namun Kebun Kelor, apalagi Kebun Kelor Organik, kami lah yang pertama memilikinya.
1. Kebun Kelor Organik di berbagai daerah wilayah Provinsi NTT
2. Kebun Kelor Organik Sumenep Madura – Jawa Timur
3. Kebun Kelor Organik Blora – Jawa Tengah
Serta, kebun-kebun Kelor Organik yang dikelola para Keloris alumni Pusat Pembelajaran Moringa Organik Indonesia, yang tersebar di Aceh, Lampung, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Utara dan Selatan, NTB dan NTT. 

Saat ini, kami tengah mengembangkan kebun Kelor Organik bersama-sama masyarakat di kepulauan Sulawesi dan Kalimantan Timur, khususnya di Palu dan Bone secara besar-besaran. Luasnya Kebun Kelor Organik yang kami kelola bersama-sama dengan para Keloris, menjamin pasokan bahan baku yang memperhatikan Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas Produksi Mitra Industri Pangan maupun Farmasi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Pengelolaan Kebun Kelor Organik kami memiliki SOP yang sangat ketat, dimulai dari pemilihan lokasi, pengolahan tanah minimal, pemupukan dengan pupuk organik yang kami buat sendiri, pemilihan benih, pola tanam dan pemeliharaan yang bebas dari residu kimia.

Dalam hal kerja sama dengan konsumen industri yang memerlukan bahan baku daun, biji dan bunga Kelor, kami memiliki pola produksi yang unik. Menetapkan Satu Kebun dan Satu Unit Pengolah untuk Satu Mitra, akan menjamin kenyamanan Mitra Usaha seolah memiliki Kebun dan Unit Pengolahan Pribadi. Pola produksi ini kami pertahankan sesuai dengan kesepakatan dengan Mitra Usaha. Pola demikian akan sangat menguntungkan mitra usaha karena tidak perlu melakukan investasi pembukaan kebun dan unit pengolahannya.